Pekanbaru (12/9). Lembaga Language Training Institution (LTI) bekerja sama dengan SMAIT Al-Ittihad menggelar workshop terkait TOEFL/ IELTS untuk seluruh siswa SMAIT Al-Ittihad Pekanbaru.
Workshop dilaksanakan secara paralel di ruang perpustakaan Bait Al-hikmah SMAIT Al Ittihad, dengan waktu yang berbeda. Workshop kelas XII dilaksanakan pada tanggal 12 September 2023, kelas X pada tanggal 19 September 2023, dan kelas XI yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2023, dijadwalkan kembali pelaksanaannya pada tanggal 3 Oktober 2023.
Mengusung tema “Achieve Greather Success with TOEFL/IELTS”, LTI menghadirkan Ustadz Arsil Yusri selaku duta Azhar Riau, Meta Theresia perwakilan dari IDP Education, dan M. Rizki selaku perwakilan dari LTI Group sebagai pemateri. Kegiatan workshop ini bertujuan memberikan wawasan kepada seluruh siswa tentang teknis dan peranan TOEFL/IELTS.

Selama workshop, siswa mendapat informasi terkait beasiswa dan studi di luar negeri maupun dalam negeri secara ringkas, serta pentingnya persiapan kemampuan berbahasa Iggris dan test TOEFL/IELTS saat akan menempuh studi di luar negeri maupun syarat mendapatkan beasiswa. Dalam pertemuan tersebut, pihak LTI juga memfasilitasi siswa-siswi maupun guru yang ingin mempersiapkan diri mengikuti test TOEFL/IELTS melalui bimbingan yang tersedia di LTI.
Hasan Basri, S.Ag. M.Pd. selaku kepala SMAIT Al-Ittihad menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap setelah workshop dilaksanakan, seluruh siswa memiliki motivasi dalam mendapatkan beasiswa.
“Harapan setelah anak-anak mengikuti workshop LTI tentunya agar mereka mendapatkan wawasan dan motivasi agar belajar lebih giat serta memiliki keinginan untuk mengikuti program beasiswa yang ada di dalam maupun di luar negeri,” ungkapnya.
Di akhir workshop, pihak IDP Education membagikan booklet yang berisi informasi seputar studi di luar negeri kepada seluruh siswa.
“Menurut saya worshop LTI ini bagus karena saya mendapat informasi bagaimana masuk perguruan tinggi dan bagaimana mendapatkan beasiswa ke luar negeri,” tutur Fauzan salah satu peserta workshop dari kelas XII. (HD/SMAIT)







