Pada Jumat, 22 September 2023, setelah menyelesaikan Penilaian Tengah Semester (PTS), siswa SMP IT Al-Ittihad mengikuti pelatihan Basic Life Support (BLS). Pelatihan ini dipandu oleh dr. Annes Waren, MKK, Sp.Ok., yang merupakan salah satu wali murid SMP IT Al-Ittihad dan memiliki keahlian dalam bidang medis.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan
Pelatihan Basic Life Support (BLS) bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar pertolongan pertama dalam situasi darurat, seperti henti jantung, sesak napas, atau kecelakaan mendadak. Dengan keterampilan ini, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam menghadapi keadaan darurat dan mampu memberikan bantuan awal sebelum tenaga medis profesional tiba.
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk:
- Meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya tindakan cepat dalam keadaan darurat.
- Memberikan pemahaman praktis tentang prosedur dasar pertolongan pertama.
- Melatih keterampilan siswa dalam melakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) serta teknik lain yang dapat menyelamatkan nyawa.
Jalannya Kegiatan
Pelatihan dimulai dengan penyampaian materi oleh dr. Annes Waren, yang menjelaskan konsep dasar Basic Life Support, termasuk cara mengevaluasi kondisi korban, teknik pertolongan pertama, dan prosedur CPR. Siswa diajarkan tentang tahapan penanganan korban henti napas dan henti jantung, serta bagaimana melakukan pertolongan darurat yang aman dan efektif.

Setelah sesi teori, siswa diberikan kesempatan untuk praktik langsung dengan bimbingan pemateri. Mereka mencoba melakukan CPR pada manekin medis, mempraktikkan posisi pemulihan, serta memahami cara penggunaan teknik bantuan pernapasan darurat. Selama sesi praktik, para siswa tampak antusias dan bersemangat, terutama ketika mereka mendapat kesempatan untuk berlatih secara langsung di depan teman-teman mereka.
Harapan dan Kesimpulan
Dengan adanya pelatihan ini, siswa SMP IT Al-Ittihad diharapkan memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya pertolongan pertama dalam situasi darurat. Bekal ilmu yang diberikan juga dapat membantu mereka dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun keterampilan non-akademik yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan pelatihan serupa dapat diadakan secara rutin, agar semakin banyak siswa yang memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama. Dengan pengetahuan ini, mereka dapat menjadi individu yang lebih peduli, tanggap, dan siap membantu orang lain dalam keadaan darurat.







