Yayasan Kesatuan Pendidikan Islam (YKPI) Al-Ittihad sukses menyelenggarakan seleksi Pramuka Garuda, tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka. Perhelatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (30 April – 1 Mei 2026), ini menjadi ajang pembuktian dedikasi dan kualitas bagi para anggota pramuka di Gugus Depan (Gudep) YKPI Al-Ittihad.

Bertempat di kompleks gedung SMPIT dan SMAIT Al-Ittihad, seleksi ini diikuti oleh lebih dari 90 peserta yang terdiri dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak. Adapun rangkaian kegiatan hari Pertama (Kamis, 30 April)berfokus pada persiapan administrasi dan fisik. Para peserta melakukan verifikasi berkas portofolio, pengecekan kelengkapan atribut, serta pemantapan mental sebelum menghadapi dewan juri. Selanjutnya hari kedua (Jumat, 1 Mei),merupakan inti dari seleksi. Seluruh aspek mulai dari kecakapan spiritual, emosional, sosial, intelektual, hingga fisik diuji secara mendalam.
Proses penilaian dilakukan secara ketat dan objektif oleh tim penguji yang kompeten. Hadir sebagai juri dari Kwartir Ranting (Kwarran) Rumbai adalah Kak Riduan Ali dan Kak Tina sebagai andalan ranting. Dalam sambutannya Kak Riduan menyampaikan apresiasi kepada Gudep YKPI Al-Ittihad karena menjadi yang pertama dan masih satu-satunya yang mengadakan seleksi Pramuka Garuda dari Kwarran Rumbai.
Selain unsur Kwartir, penilaian juga melibatkan tokoh masyarakat, perwakilan orang tua siswa, unsur Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Pembina Satuan, hingga para Ketua Gugus Depan (Kagudep).
Kehadiran Kak Edy Aldrin selaku perwakilan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekanbaru untuk memantau langsung jalannya seleksi sekaligus memberikan motivasi tambahan bagi para peserta. Kehadirannya memastikan bahwa standar penilaian telah sesuai dengan petunjuk penyelenggaraan Pramuka Garuda.


Semangat membara tampak di wajah para peserta. Salah satu perwakilan peserta mengungkapkan kesannya selama mengikuti rangkaian acara ini. “Seleksi ini benar-benar menguji konsistensi kami. Bukan hanya soal tali-temali atau sandi, tapi bagaimana kami membuktikan karakter di hadapan orang tua dan tokoh masyarakat, “ujar Thaqif Ali Sultan Nanos, peserta penegak.
Hakikatnya menjadi Pramuka Garuda bukan sekadar soal lencana, tapi tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi teman-teman yang lain. “Alhamdulillah, Ana senang sekali bisa mengikuti seleksi ini, banyak pengalaman yang Ana dapat pastinya, “ungkap Mufidah, peserta siaga.
Dengan terlaksananya seleksi ini, YKPI Al-Ittihad berharap dapat mencetak kader-kader pemimpin yang berkarakter islami, mandiri, dan siap mengabdi di tengah masyarakat sesuai dengan marwah Pramuka Garuda. (donaoctiza)






