Pekanbaru – YKPI Al Ittihad kembali menorehkan langkah nyata dalam mewujudkan visi pendidikan bertaraf internasional. Sebanyak lima siswa SMAIT Al Ittihad mengikuti prosesi Graduation Program PDVL (Pathway to Degree & Vocational Learning) di Bali sebagai rangkaian akhir dari program persiapan akademik internasional yang bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di Inggris, salah satunya City College Plymouth.
Sebelum mengikuti prosesi kelulusan, kelima siswa tersebut telah menjalani program student exchange selama enam bulan di Inggris. Selama mengikuti program tersebut, mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di lingkungan pendidikan internasional, tetapi juga belajar hidup mandiri, beradaptasi dengan budaya baru, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, serta memperluas wawasan global sebagai bekal melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri.
Keikutsertaan siswa SMAIT Al Ittihad dalam Program PDVL merupakan implementasi nyata dari Road Map YKPI Al Ittihad Tahun 2025–2027, yaitu “Menjadi Referensi Sekolah Islam Terpadu Berwawasan Internasional Berbasis Tiga Pilar Tingkat Provinsi Riau.” Melalui berbagai program internasional, Al Ittihad terus membuka peluang bagi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi akademik, karakter Islami, serta daya saing global.
Kabid Sumber Daya dan Penjamin Mutu YKPI Al Ittihad menyampaikan bahwa keberhasilan lima siswa ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan program internasional di lingkungan Al Ittihad.
“Keberhasilan mereka adalah bukti bahwa siswa Al Ittihad mampu bersaing di tingkat internasional. Kami berharap mereka menjadi pionir sekaligus inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus belajar, serta mempersembahkan prestasi terbaik bagi diri sendiri, keluarga, sekolah, dan bangsa.”
Momen yang paling membanggakan dalam acara graduation tersebut adalah terpilihnya Maritza Alya, siswi SMAIT Al Ittihad, sebagai Graduation Speaker yang mewakili peserta untuk menyampaikan pidato kelulusan di hadapan para peserta, orang tua, dan seluruh tamu undangan Program PDVL The Prince Foundation.
Dalam pidatonya, Maritza akan memaparkan perjalanan transformasi yang dialami selama mengikuti program di Inggris, rasa syukur atas kesempatan belajar di lingkungan internasional, tantangan beradaptasi dengan budaya baru, pengalaman hidup mandiri jauh dari keluarga, serta persahabatan yang terjalin dengan peserta dari berbagai negara. Pidato tersebut akan menjadi refleksi perjalanan yang penuh makna sekaligus pesan inspiratif agar setiap siswa berani keluar dari zona nyaman untuk meraih cita-cita di tingkat global.
Program PDVL The Prince Foundation sendiri merupakan program persiapan studi ke Inggris yang memberikan pengalaman belajar secara langsung di kampus mitra, seperti City College Plymouth. Selain memperkuat kemampuan akademik dan bahasa Inggris, program ini juga membentuk karakter, kemandirian, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia pendidikan internasional.
Keberhasilan lima siswa SMAIT Al Ittihad menjadi bukti bahwa pendidikan Islam mampu berjalan seiring dengan kualitas akademik global. Semoga langkah mereka menjadi awal lahirnya lebih banyak generasi Al Ittihad yang melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi dunia, membawa nama baik sekolah, serta menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berwawasan internasional.Selamat kepada lima siswa SMAIT Al Ittihad atas kelulusannya pada Program PDVL. Semoga ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar YKPI Al Ittihad untuk terus berkarya di tingkat nasional maupun internasional.







